1
4

Etika dan Bisnis

Etika dan Bisnis

Etika dan Bisnis

 

BANGKRUTNYA LEHMAN BROTHERS

      Lehman brothers merupakan perusahaan sekuritas keempat ,terbesar diamerika serikat (AS). Perusahaan yang berusia 158 tahun inimenjadi pialang utama dalam pasar sekuritas AS, bergerak dibidang bank investasi, perdagangan ,saham dan obligasi,riset pasar ,manajemen investasi, ekuitas pribadi, serta layanan perbankan nasional.

      Menurut anthony michael Sabino

profesor bisnis dariSt John’s University AS, bangkrutnya Lehman akibat kerakusan ingin meraup untung tanpa henti dengan tidak memperhatikan risiko. Kebangkrutan Lehman dipicu oleh pembiayaan sektor perumahan AS, sekitar US $ 60 miliar. Sejak 2005, harga rumah di AS berjatuhan dan kemungkinan dana-dana yang ditanamkan tidak akan pernah kembali lagi. Akan tetapi dana yang dipercayakan oleh investor malah di alokasikan kesektor perumahan yang sebagian besar subprime mortgage.

Akhirnya tidak ada lagi yang mau memberi dana pinjaman kepada Lehman . mereka yang  meminjamkan dana, secara bersama-ssama menarik dana nya dari Lehman bukan saja yang ditanamkan disektor perumahan , tetapi juga disektor lain.

Kisah bangkrunya Lehman Brothers diatas menggambarkan dampak apabila sebuah perusahaan tidak menggunakan etika dalam setiap aktivitas bisnisnya. Ternyata penyimpangna etika bisnis juga dilakukan lembaga pemeringkat atas aset-aset Lehman uang terkait subprime mortgage. mungkin halini yang memicuivestor memborong saham terkait subprime mortgage, yang Lehman sendiri tidak banyak tahu setelah produk itu dikemas dalam bentuk CDO1 yangmelibatkan rekayasa keuangan canggih.

      Pada akhirnya praktik bisnis yang tidak jujur ,banyak memikirkan keuntungan sebesar-besarnya dan merugikan pihak lain, akan membawa perusahaan ,yang tergolong raksasa sekalipun, terperosok dalam jurang kehancuran.

 

Sumber : https://solopellico3p.com/